Shalat Mazhab Syi’ah.. Ketaatan dan penghambaan ada 2 : di dalam dan di luar shalat…

c

Perilaku berselingkuh, menyakiti saudara kandung dan saudara sesama muslim, membiarkan fakir miskin kelaparan, mencuri, merampok, menyuap, korupsi, berzina, iri hati, dusta, berkhianat, mengambil hak orang lain tanpa izin, menyalahgunakan jabatan, dsb masih merajalelea…Kenyataan yang ada banyak diantara mereka yang shalat namun tetap saja mengerjakan kejahatan, kezaliman dan atau perbuatan tercela

.

yang kita lihat, banyak sekali orang yang tekun mengerjakan shalat, bahkan ditambah dengan shalat-shalat sunnah, namun rajin pula mengerjakan maksiat. Ini persis seperti orang yang suka menyogok, mencuri, atau pejabat yang suka korupsi. Padahal mereka sangat hafal dengan pancasila. Terutama sila ke-2 dan ke-5. Mengapa bisa begitu?

13

Bukankah shalat itu mencegah perbuatan ma’siyat dan zholim? “Dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar” (QS Al Ankabut 45),

tetapi shalat kok masih berdusta?, shalat kok pemarah?, shalat kok ngerumpi?, shalat kok sombong?, shalat kok buka aurat?, shalat kok mabuk?, shalat kok berzina?, shalat kok…?

.

Secara matematis, jumlah umat Islam di Indonesia terbesar di dunia dan masjid-masjidpun selalu dipenuhi pengunjung, khususnya pada tiap hari Jum’at dan hari-hari besar Islam.Mengapa dalam hal kejahatan Bangsa Indonesia selalu menempati urutan pertama, alias rangking teratas?

.

Saat ini banyak umat Islam yang belum benar dan sempurna dalam melaksanakan salat, sebagai ibadah paling utama, bahkan banyak yang main-main dan lalai dengan salatnya yang hanya sekedar asal gugur kewajiban. Akibatnya, tujuan salat sebagai sarana meminta pertolongan langsung kepada Allah Swt dalam kehidupan muslim serta mencegah perbuatan keji dan mungkar, tidak tercapai. Bahkan ada orang yang shalat terus maksiat jalan (STMJ) juga kerap ditemukan di tengah umat Islam.

 

2

Dari sinilah kita bisa menarik benang merah bahwa sesungguhnya shalat yang selama ini dijalankan oleh mayoritas bangsa ini baru sebatas simbol, belum berdampak pada kehidupan kita sehari-hari. Ibarat tanaman padi di sawah ia masih gabuk (tidak berisi).Demikian juga shalat kita, ia belum berbuah sehingga belum memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat sekitarnya.

b

Setiap jenis ibadah yang Allah perintahkan kepada hambaNya seperti Shalat, Puasa, Haji dan lainnya mempunyai tujuan tertentu(Maqasidussyariah). Mengapa kita harus mengetahuinya? Ibadah yang kita lakukan bisa diibaratkan sebagai sebuah perjalanan. Dan perjalanan yang kita lakukan harus sampai ke titik tujuan. Maka, apabila perjalanan kita tidak sampai ke tujuan berarti sia-sialah

g

“Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. 29 : 45)
.
Berdasarkan zahir ayat ini, setiap orang yang shalat tidak akan melakukan perbuatan keji dan mungkar. Tapi, hal ini bertentangan dengan realita di lapangan. Banyak orang shalat tapi mencuri, korupsi, berbohong dan melakukan perbuatan mungkar lainnya. Bahkan, ada orang yang shalat tapi ia tetap melakukan dosa besar. Sekilas antara kedua hal ini terlihat kontradiktif. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, kontradiksi itu tidak akan kita temukan

12

Bukan shalatnya yang salah, tetapi pengamal shalatnya yang salah. Shalatnya masih lalai, (alghoflah) belum faham bacaan dan makna bacaan shalat, “Engkau mabuk sehingga engkau faham apa yang engkau baca dalam shalat” (QS An Nisa 43), dan (alkuflu) hati belum hadir, belum sadar bahwa ia sedang menghadap Allah, Penguasa, Pemilik, Pengatur alam semesta, belum sadar bahwa ia ditatap Allah sehingga tidak ada GETARAN, KESENANGAN, KELEZATAN, KEBAHAGIAN dan KEDAHSYATAN SHALAT.
 .
So shalatnya seperti orang yang “mabuk” berkata berbuat tetapi tidak sadar apa yang dikatakan dan yang diperbuat, takbir, berdiri, ruku’, sujud tetapi tidak sadar sedang shalat, bahkan sampai lupa sudah berapa rakaat shalatnya. Shalat lalai inilah yang tidak membawa perubahan baik. “Celakalah orang orang yg shalat yg mereka lalai dalam shalatnya…” (QS Al Maun 5)
.
Dengan ciri ciri :
Shalatnya buru buru ingin segera selesai, Bacaannya tidak difahami, Suka mengakhirkan waktu shalat, Pakaian seadanya padahal ada yang bersih dan bagus, Malas berjamaah ke mesjid, Selesai shalat cepat cepat pergi.

1

 

seperti haji yang barangkali ada yang menunaikannya justru untuk menutupi dosa bahkan untuk melanjutkan dosa berikutnya. Begitu juga zakat, kadang ditunaikan oleh seorang koruptor, bukan hanya untuk berbangga-bangga, tapi justru untuk menjustifikasi bahwa korupsi yang dia lakukan itu juga merupakan jalan kebaikan. Sehingga, tidak jarang seorang yang sangat dermawan ternyata di sisi lain juga seorang koruptor ulung. Di lain kesempatana, kadang perasaan bahwa dengan berzakat dosa korupsinya telah tertebus pun bisa hadir

.

Shalat yang dikerjakan dengan baik dan benar, sesuai dengan tuntunan  akan berbuah. Buah itu adalah menebar kebaikan sesama makhluk seperti baik kepada orang tua, suami, istri, anak-anak, saudara kandung, dan saudara sesama muslim, para tetangga, fakir miskin, anak yatim, memenuhi hajat orang lain, dan mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar.

.

Janganlah kita hanya mementingkan kuantitas saja, tapi mulailah kita mendalami ranah kualitasnya dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Meski dengan sedikit demi sedikit. Karena, Allah sangat menyukai amalan yang sedikit tapi dikerjakan dengan istiqamah.

a

Yang paling utama dihisab (ditanya) seseorang hamba pada hari kiamat ialah mengenai shalat. Apabila beres shalatnya, beres segala amalnya. Dan jika rusak, maka rusak pula segala amalnya”. (H. R. Thabrany).

.

Yang akan diperiksa dari hal melakukan shalat itu, tidak hanya yang mengenai rukun-rukun atau wujudnya secara lahiriyah saja. Sebab, bila hanya untuk itu, maka orang-orang munafik dan fasik pun dapat melakukannya. Tegasnya, bahwa yang akan diperiksa mengenai shalatnya seseorang itu adalah mencakup pula akan isinya

d

Sudahkah dengan shalatnya itu dia mencegah kemunkaran dan kekejian sebagaimana yang disebutkan “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar” (Q.S. Al-Ankabuut : 45).

.

Sungguhkah dia melakukan shalat itu dengan beritikad sedia menjalankan seluruh Perintah Allah, sebagaimana esensi shalat. Adakah janji dalam shalatnya itu merupakan janji yang dipertanggung jawabkan untuk ditepati atau hanya janji kosong ? Atau memang sengaja dia telah berani merusak janjinya, karena menganggap sepele terhadap arti tujuan menyembah kepada Allah ?

e.jpg

 

Dari Cara Berpikir kita

Kenapa?? ternyata Masih Banyak Sekali Orang Islam Yang Tujuan Sholatnya salah, karena Paradigma kita selama ini, Sholat tujuannya Untuk  SEKADAR MENGGUGURKAN KEWAJIBAN

3.jpg

“Sholat kok masih tetap maksiat”, Jelas ! karena dia masih belum paham tentang sholat. Mulai dari arti sholat, rukun sholat, syarat sholat, bacaan sholat, makna sholat, rahasia sholat, hikmah sholat, dan lain-lainnya. Bahkan seperti misal, arti sholat dia tidak tahu

.

Perlu diketahui bahwa sholat itu adalah doa, sholat itu adalah Shillah “hubungan dengan Allah SWT”, sholat itu adalah dzikir. Sholat itu menghubungkan diri dengan Allah SWT, artinya dia/ orang yang berhubungan dengan Allah SWT apakah pantas dia (yang berhubungan dengan Allah SWT tersebut) melakukan maksiat ?!  Sungguh amat sangat TIDAK PANTAS !!!

 

.5

Tahukah kalian, Bahwasanya bacaan dalam sholat tersebut merupakan dialog kita terhadap Sang Pencipta Allah SWT . sebagaimana firman-Nya :

{“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah engkau Sholat, sedang engkau dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan. . . “} ( Q.S. : An-Nisa : 43)

.

Jangankan mereka orang-orang yang mabuk, bahkan kadang-kala kita yang dalam keadaan sadar-pun tidak mengetahui makna apa itu sih “Allahu Akbar”?. Apa itu sih “Rabbigh-firli… warhamni.. wajburni..”?

11

Sungguh apabila kita mengetahui perihal tersebut maka niscaya kita tidak akan menggosipi orang lain atau mungkin mencari tahu kesalahan/ aib-aib orang lain, malahan kita justru akan sibuk untuk memperbaiki diri sendiri jika kita paham makna/ arti dalam sholat itu. Dan kita pastinya tidak akan lagi menjadi orang yang merasa “sok” diri terpuji. Justru kita akan merendahkan dan menghinakan diri di hadapan Sang Pencipta Allah SWT, dan juga kita akan merendah (tidak sok/ tidak sombong) di hadapan makhluk-Nya

.

Itulah buah dari paham sholat tersebut. Kalau tidak, maka sama halnya kita seperti orang mabuk, kita sholat, berdiri, takbir, ruku’, sujud, hingga sampai salam. Akan tetapi kita tidak sadar bahwa kita sedang sholat, maka tidak akan ada cahayanya/ tidak akan ada manfaat nilai lebih dari sholat yang kita lakukan tersebut.

4

Allah SWT itu tahu/ paham apa yang ada dalam isi hati kita, Allah SWT mengetahui seluk-beluk apa yang ada dalam benak kita. Lantas…? Mau lari kemana kita, mau sembunyi dimana kita…?? Inilah  yang dimaksud dengan “ihsan”, selalu merasa yakin bahwa setiap gerakan, setiap langkah kita, di perhatikan Oleh Allah SWT, didengar oleh Allah SWT, bahkan setiap helaan nafas kita Allah SWT mengetahuinya, baik itu di rumah, di kantor, di jalan, dan dimanapun itu.

.

Jika hal itu kita lakukan maka niscaya kita akan takut untuk bermaksiat kepada Allah SWT. Lantas, kenapa kita masih berbuat maksiat ?! Jawabannya adalah “Karena, hati kita tidak hadir dalam sholat itu”

6

Pertanyaanya adalah :

Apakah selama ini anda sudah masuk islam secara keseluruhan? Allah sudah menyuruh kita untuk masuk ke dalam islam secara kaffah. Kaffah disini berarti menyeluruh. Dalam seluruh aspek kehidupan kita adalah islam. Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. setiap langkah yang kita ayunkan sudahkan sesuai dengan perintah dan larangan?. Coba jawab dengan hati yang jujur

.

setiap hembusan nafas kita harus sesuai dengan perintah dan larangan, setiap langkah yang kita ayunkan harus sesuai dengan perintah dan larangan, semua tingkah laku kita di dunia ini itu harus sesuai dengan perintah dan larangan. Perintah dan larangan, perintah dan larangan, perintah dan larangan, apa sih perintah dan larangan itu? Kalau boleh disingkat perintah dan larangan itu ya “Syariat islam”. Apakah kita sudah menjalankan syariat islam dalam kehidupan kita atau belum?

.

Kita belum masuk islam secara kaffah. Padahal Allah menyuruh kita untuk masuk islam secara kaffah tapi kita malah masuk islam secara setengah – setengah. Kita hanya mau melaksanakan sholat, puasa, zakat, haji, sedekah sementara dalam kehidupan sehari – hari tidak melaksanakan perintah dan menjauhi larangannAllah. Itu artinya kita BERMAKSIAT kepada Allah.

7

Masalahnya islam tidak hanya memerintahkan kita untuk sholat, puasa, zakat, dan haji aja tapi juga memerintahkan yang lainnya. Kalau sholat, puasa, zakat, haji, dan ritual ibadah lainnya itu kan hubungan kita dengan Allah (habluminallah). Padahal islam juga mengatur hubungan kita dengan sesama manusia (habluminannas). Apakah hubungan kita dengan sesama manusia sudah sesuai dengan perintah dan larangan (syariat islam) atau belum. Nah itu juga pertanyaan yang perlu dijawab tuh.
.

Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat . (QS Al Baqarah : 85)

8

Jika kita hanya melaksanakan sebagian perintah Allah dan meninggalkan sebagian yang lain, maka Allah telah mengancam kita di dunia dan akhirat. Di dunia mendapatkan kenistaaan dan di akherat mendapatkan siksa yang sangat berat. Masya Allah. Tidakkah kalian takut akan hal ini?

.

Sampai disini sudah bisa difahami kan. Ternyata selama ini kita telah bermaksiat kepada Allah. apa bentuk maksiat itu? Yaitu kita tidak menjalankan syariat islam secara keseluruhan. Syariat islam yang mencakup habluminallah dan habluminannas, hanya kita jalankan sebagian saja. Yang kita jalankan hanya habluminallah (Sholat, puasa, zakat, haji, sedekah, dkk.) saja

.

Sementara habluminannas (sistem ekonomi, sistem pendidikan, sistem politik, sistem hukum, sistem pergaulan, sistem negara, dkk.) tidak dilaksanakan. Padahal menjalankan setengah – setengah syariat islam itu sangat dibenci oleh Allah. Naudzubillah…

g

Waspadailah orang-orang fasik ; yang mana tidak bertanggung jawab terhadap esensi shalat. Esensi shalat adalah penghambaan dan ketaatan. Ketaatan dan penghambaan ada dua : di dalam shalat dan di luar shalat.. Sholat  yang diterima akan membawa hikmah bagi kemuliaan akhlak.

 

Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia Perwujudan Dari Indonesianologi

SASTRA NOVEL DOKTER GIGI INDONESIA PERWUJUDAN DARI INDONESIANOLOGI

Sabtu, 01 Oktober 2016.. Pukul : 10:59

e

Kecantikan sastra berbagi cerita.                                                                             

Berinteraksi lintas budaya.                                                                                        

Kerjasama Indonesia dan Eropa.                                                                                       

Kian luaslah jaringan kita.

Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia.                                                                            

Mengalun rasa penyemangat jiwa.                                                                                    

Haru dalam dada menenun cita-cita.                                                                              

Potongan kata penuh cinta.       

3    

Indonesianologi merupakan gabungan antara kata ‘Indonesia’ dengan kata ‘logi’. Indonesianologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang penyatuan nilai-nilai kemajemukan kultural masyarakat Indonesia, yang mengandung spirit menyatukan masyarakat dunia.

the best iklan

“Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” sebagai gerakan merebut kembali kedaulatan budaya, mampu menyatukan nilai-nilai kemajemukan kultural masyarakat Indonesia melalui 3 dimensi budaya :

  1. Dimensi budaya ukhuwah wathaniyah (persatuan sesama anak bangsa).
  2. Dimensi budaya ukhuwah insaniyah (persatuan sesama umat manusia).
  3. Dimensi budaya ukhuwah islamiyah (persatuan sesama umat Islam).

1

Sejarah terus berkembang dari abad ke abad. Bangsa yang kalah akan punah di gulung oleh arus tantangan abad ke-21. Walaupun kehidupan semakin bertambah rumit dan kompleks, seolah-olah tidak memberikan ruang dan waktu kepada kita untuk melakukan penyesuaian, namun Indonesia tetap harus berpijak pada budaya sebagai warisan tradisi yang mengandung harmonisasi antara Ketuhanan, alam dan manusia.

e

Dalam dimensi budaya ukhuwah insaniyah (persatuan sesama umat manusia), “Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” membangkitkan kembali aliran sastra “romantisme aktif”, sehingga memiliki getaran getaran kebudayaan yang saling menyambung dengan aspek historis periode romantik Eropa.

e

Inilah sastra yang menghubungkan masyarakat dunia dengan sejarah, kenyataan masa kini dan harapan untuk masa depan. Memberikan kontribusi perpaduan sastra Indonesia dengan sastra periode romantik Eropa, agar bergerak menuju masa depan dengan setumpuk harapan.

Inilah pondasi bagi kerjasama budaya berkelanjutan yang memiliki nilai-nilai historis tanpa mengenal batas Negara. Saling bersinergi sambil menatap benua biru Eropa yang menawarkan keanggunan dan romantisme.

the best iklan

Dalam dimensi budaya ukhuwah islamiyah, “Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” tidak pernah padam harapannya pada upaya perdamaian dunia, semua pihak dapat dilibatkan dalam proses ini. Ekstrimisme, radikalisme dan terorisme hanya bisa di atasi lewat kerja keras, betapa besar rintangan yang membentang dihadapan masyarakat dunia.

Kita berharap “Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” akan tercatat dengan tinta emas, terus dikenang sejarah dalam perjalanan abad ke-21. Inilah sastra pencerahan dari jalan yang penuh kegelapan, di tengah kompleksitas mengerikan.

e

Dalam dimensi budaya ukhuwah wathaniyah (persatuan sesama anak bangsa), “Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” membangun suasana dinamis penuh nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka kebangkitan pembangunan.

Kita harapkan akan muncul komitmen bersama dalam satu jalan kebudayaan. Indonesia mengandung kekayaan budaya yang sungguh mengagumkan.

 

Pierre Fauchard Bapak ilmu Kedokteran Gigi Moderen, Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia

a

Peradaban Barat mengklaim Pierre Fauchard dari Perancis yang hidup di abad ke-17  sebagai “Bapak ilmu Kedokteran Gigi Moderen”. Abu al-Qasim Khalaf ibn al-Abbas Al-Zahrawi alias Abulcasis (930 M – 1013 M) tidak dianggap sebagai Father of Modern Dentistry. Pierre Fauchard (1678 – 22 Maret 1761) adalah seorang dokter Perancis yang dikenal sebagai “bapak kedokteran gigi moderen”.

b

Sungguh aneh, ilmuwan muslim yang melahirkan berbagai masterpiece (karya besar) justru menjadi obor bagi Peradaban Barat. Inilah kisah pilu warisan masa lampau, yang gagal lulus dalam kompetisi peradaban. Tinggallah kenangan yang di usap-usap udara dan cuaca, terbenam bersama lilitan kain kafan.

c

Ada tiga dimensi sejarah : masa lalu adalah kenangan, masa sekarang adalah perjuangan dan masa depan adalah harapan. Barat mengklaim Pierre Fauchard  (1678 – 22 Maret 1761) dari Perancis merupakan Bapak Kedokteran Gigi masa moderen (father of modern dentistry), beliau pernah merilis sebuah buku berjudul  “The Surgeon Dentist”Ahli Bedah Gigi ) pada zaman nya.. Sejarah ditulis oleh pemenang !

the best iklan

Jika Pierre Fauchard merupakan Bapak ilmu Kedokteran Gigi Moderen, maka  Ferizal  merupakan Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia. Inilah pertemuan antara dunia Barat dan dunia Timur. Setitik  cahaya damai di rimba raya dunia, walaupun berbeda tetapi bersatu juga.

1

2

3.jpg

Sedangkan Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 13 Novel tentang Dokter Gigi yakni :
1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.
    Buka di link ini :  Novel Pertarungan Maut di Malaysia
.
2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
     Buka di link ini : Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
.
3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan )
.
4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya
.
5. Novel Ayat Ayat Asmara
     Buka di link ini :Ayat Ayat Asmara (Novel ke 5 ferizal )
.
6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah
.
7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai
.
8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )
.
9. Novel Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )
.
10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation 1000 Tahun Tak Terganti ).
.
11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
.
12. Novel : “SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN” (Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja)
.
13. Novel : SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
Dua buku ilmiah karya nya yaitu ;
1. “Kesehatan Masyarakat Berbasis Ahli Teknologi Medis”.
.
2. “Kesmas Berbasis Ahli Teknologi Labmedik Islam” (Melindungi Dokter Gigi dari HIV, TBC dan Hepatitis).

a

Kontroversi Salman Rushdie, Imam Khomeini dan Ferizal

Sebuah Novel  bersejarah telah hadir ke muka bumi :

Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Novel ke 8 Ferizal)

.
.
.
Novel ke 8  Ferizal : “Drg.Ferizal Kesatria PDGI” (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )
.
Penulis: Ferizal
.
ISBN: 978-602-1203-53-8
.
Harga: Rp 35.000,-
.
Order:
#SMS ke 081907820606

Sinopsis :
Inilah novel tentang Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie.
.
Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia merupakan bentuk perlawanan terhadap kebusukan. Dusta yang terekam disertai kelangkaan ide dan pengetahuan keagamaan Salman Rushdie menunjukkan bahwa Novel The Satanic Verses tidak memiliki kadar sastra sama sekali.
.
Terjadi pembunuhan terhadap ilmuwan bernama Prof. Ronald Lee di Amerika Serikat.Prof. Ronald Lee memperoleh sebuah manuskrip berbahasa Arab langka dari pasar gelap, hasil penjarahan buku-buku milik cendekiawan Palestina oleh tentara Israel dalam Perang Arab-Israel 1948. Manuskrip berisi tentang eksistensi fantasi Abdullah bin Saba’. Yang membuat manuskrip itu diburu adalah adanya fakta yang menyebutkan bahwa Abdullah bin Saba’ hanyalah tokoh rekaan / fiktif yang direkayasa.
.
Ada cerita cinta Drg.Ferizal Khusraw dan Silvi Syirin, mereka mengungkap konspirasi dan rahasia dahsyat besar di masa lalu yang berhubungan dengan sebuah kontroversi terbesar sepanjang sejarah. Ditemukan rahasia yang bisa mengubah cara pandang orang tentang Mazhab Ahlul Bait
.

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 13 Novel tentang Dokter Gigi yakni :
1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.
    Buka di link ini :  Novel Pertarungan Maut di Malaysia
.
2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
     Buka di link ini : Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
.
3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan )
.
4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya
.
5. Novel Ayat Ayat Asmara
     Buka di link ini :Ayat Ayat Asmara (Novel ke 5 ferizal )
.
6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah
.
7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai
.
8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )
.
9. Novel Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )
.
10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation 1000 Tahun Tak Terganti ).
.
11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
.
12. Novel : “SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN” (Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja)
.
13. Novel : SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
Dua buku ilmiah karya nya yaitu ;
1. “Kesehatan Masyarakat Berbasis Ahli Teknologi Medis”.
.
2. “Kesmas Berbasis Ahli Teknologi Labmedik Islam” (Melindungi Dokter Gigi dari HIV, TBC dan Hepatitis).


https://noveldoktergigi.wordpress.com

https://www.facebook.com/ferizal.dokternovel

SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA (novel/Buku ke 15 karya Ferizal)

.

.
TELAH TERBiT… Buku ke 15 karya Ferizal, novel yang berjudul :
“SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA”
( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
ISBN : 978-602-6757-21-0
Harga : rp.40.000.
Cara Pembelian :
1. Kirim SMS ke bagian marketing Penerbit Metakata yakni : Pak Avet, via HP : 081907820606 untuk mengetahui harga.
2. Transfer uang ke rekening BRI Cabang Blimbing Malang an. Christiana Hasti Pra . No. Rekening : BRI. 312601005489505
3. Slip rekening di scan, lalu file scan di kirim via e mail ke : redaksi.metakata@gmail.com
4. Beritahukan transfer dan e mail kepada Pak Avet
5. Silahkan menunggu kiriman via pos
Sinopsis :
Ada beberapa tragedi kemanusiaan membekas dalam pemikiran Drg.Diana :
a. Peristiwa pemerkosaan terhadap seorang Dokter Gigi cantik di Solok tahun 2002,
b. Tiga Dokter Gigi di Surabaya tertular HIV/AIDS tahun 2013,
c. Eksekusi mati terhadap seorang Dokter Gigi muda cantik di Deir ezZor, Suriah tahun 2014 oleh kelompok teroris ekstrimis ISIS karena menerima pasien laki-laki,
d. Nasib Dokter Gigi Indonesia yang mengabdi didaerah sangat terpencil dengan alat dan fasilitas kurang.
.
Suatu hari Drg.Diana di tusuk jarum yang mengandung virus HIV / AIDS saat menangani pasien, dilakukan secara sengaja oleh orang suruhan Dokter Masta. Dokter Masta merupakan warga negara Indonesia telah masuk ke Suriah melalui melalui pintu perbatasan Suriah dan Turki secara ilegal untuk bergabung dengan ISIS. Dokter Masta menyeberang ke Suriah, menyamar, penampilan diganti, tidak terbuka
.
Segalanya serba gelap dan tidak jelas.Orang suruhan Dokter Masta berhubungan dengan Militan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang berpusat di Raqqa, Suriah. Dia telah dibina menjadi eksekutor, ikut membuat video pemenggalan kepala. Inilah kisah tragedi lara, lambang cinta dua anak manusia.
Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 13 Novel tentang Dokter Gigi yakni :
1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.
2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan )
4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya
5. Novel Ayat Ayat Asmara
6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah
7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai
8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah bin Saba’)
.
9. Novel Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )
.
10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation 1000 Tahun Tak Terganti ).
.
11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
.
12. Novel : “SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN” (Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja)
.
13. Novel : SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
Dua buku ilmiah karya nya yaitu ;
1. “Kesehatan Masyarakat Berbasis Ahli Teknologi Medis”.
2. “Kesmas Berbasis Ahli Teknologi Labmedik Islam” (Melindungi Dokter Gigi dari HIV, TBC dan Hepatitis).

SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN (Novel/Buku ke 14 karya Ferizal)

 

Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Moderen
TELAH TERBiT… Buku ke 14 karya Ferizal, novel yang berjudul :
“SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN”
(Kisah Sastra Novel Dokter Gigi Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja )
.
ISBN : 978-602-6757-09-8
Harga : rp.35.000.
.

Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Moderen
Cara Pembelian :
1. Kirim SMS ke bagian marketing Penerbit Metakata yakni : Pak Avet, via HP : 081907820606 untuk mengetahui harga.
2. Transfer uang ke rekening BRI Cabang Blimbing Malang an. Christiana Hasti Pra . No. Rekening : BRI. 312601005489505
3. Slip rekening di scan, lalu file scan di kirim via e mail ke : redaksi.metakata@gmail.com
4. Beritahukan transfer dan e mail kepada Pak Avet
5. Silahkan menunggu kiriman via pos

Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Moderen
Sinopsis :

“Sastra Novel Dokter Gigi” sebagai bagian dari kebudayaan nasional yang muncul di waktu era digital dan internet telah membuat Profesi Dokter Gigi berubah menjadi lebih baik, karena berseni dalam kompetisi antar bangsa dan memiliki kedudukan terkemuka di panggung sastra. Profesi Dokter Gigi tidak cuma mengurus gigi dan mulut saja. Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia akan menimbulkan kesadaran baru bagi jiwa dan budaya bangsa.
.
Semoga “Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” bisa menjadi trend di seluruh dunia. Seperti Korea dengan budaya pop nya. Sastra Novel Dokter Gigi gabungan sains dan imajinasi, bagian dari dahsyatnya keindahan kebudayaan Indonesia modern. Jika Malaysia Berjaya dengan pariwisata medis nya, maka Indonesia terkenal dengan “Sastra Novel Dokter Gigi” nya.
.
“Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” memiliki pengaruh terhadap dunia sastra, maupun bagi sistem sosial, budaya, bahkan politik pada masanya. Novel ini merupakan karya epik dan kolosal, gambaran dari sebuah tragedi yang peristiwa nya terjadi di seputar masa Perang Yaman dan Perang Suriah. Juga ada pencapaian penting yang memberikan solusi terhadap krisis identitas dan krisis budaya yang melanda Indonesia

Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Moderen
Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 13 Novel tentang Dokter Gigi yakni :
1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.
2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan )
4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya
5. Novel Ayat Ayat Asmara
6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah
7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai
8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )
.
9. Novel Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )
.
10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation 1000 Tahun Tak Terganti ).
.
11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
.
12. Novel : “SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN” (Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja)
.
13. Novel : SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
Dua buku ilmiah karya nya yaitu ;
1. “Kesehatan Masyarakat Berbasis Ahli Teknologi Medis”.
2. “Kesmas Berbasis Ahli Teknologi Labmedik Islam” (Melindungi Dokter Gigi dari HIV, TBC dan Hepatitis).
Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Moderen

Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Novel / Buku ke 13 Ferizal)

Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
Telah terbit buku ke 13 Ferizal
Judul Novel : Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
(Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
ISBN: 978-602-6757-04-3
Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
Harga: Rp 40.000,-
Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
Cara Order:
SMS ke 081907820606
Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
Sinopsis:
.
Pada bulan Agustus 2015, Drg. Ferizal, SpBM memasuki Kota Mosul, Irak, untuk membebaskan seorang Orientalis Barat yang cantik jelita bernama Profesor Nirina yang ditawan teroris takfiri ISIS.
.
Drg. Ferizal, SpBM mendapat pelatihan militer dari Jenderal Qassem Soleimani, komandan Brigade Al Quds yang merupakan sayap luar negeri dari pasukan elit Korps Garda Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC).
.
Musuh utama Ferizal dan Nirina adalah seorang Orientalis Barat bernama Dokter Zhivagon.
.
Novel ini merupakan sumbangsih dan dedikasi Ferizal untuk mempromosikan sikap anti kekerasan, pergerakan perdamaian, rasa toleransi dalam keragaman, dan memperkuat nilai-nilai demokratis sesama manusia. Berkomitmen untuk mencapai perubahan berkelanjutan yang mampu mentransformasi kehidupan masyarakat.

Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 13 Novel tentang Dokter Gigi yakni :
1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.
2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia
3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan )
4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya
5. Novel Ayat Ayat Asmara
6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah
7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai
8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI (Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )
.
9. Novel Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )
.
10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation 1000 Tahun Tak Terganti ).
.
11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua (Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut)
.
12. Novel : “SASTRA NOVEL DOKTER GiGi WARiSAN BUDAYA INDONESiA MODEREN” (Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja)
.
13. Novel : SASTRA NOVEL DOKTER GIGI WARISAN BUDAYA NUSANTARA ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )
.
Dua buku ilmiah karya nya yaitu ;
1. “Kesehatan Masyarakat Berbasis Ahli Teknologi Medis”.
2. “Kesmas Berbasis Ahli Teknologi Labmedik Islam” (Melindungi Dokter Gigi dari HIV, TBC dan Hepatitis).

Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua
http://noveldoktergigi.wordpress.com/
https://www.facebook.com/ferizal.dokternovel