MAHRUS ALY ulama wahabi yang menyusup ke NU fatwakan MAKAN AYAM, TELUR, CUKA, BAWANG MERAH, UDANG TIDAK HALAL

MAHRUS ALY ulama wahabi yang menyusup ke NU fatwakan MAKAN AYAM, TELUR, CUKA, BAWANG MERAH, UDANG TIDAK HALAL

Entah baagaimana Mahrus Aly ini memahami dan menafsirkan ayat – ayat Qur’an & Hadits Nabi Saw, metode apakah yang dipakai dalam mengambil ijtihad, apakah cukup dengan terjemah & menurut logika berfikir pribadinya saja, atau bagaimana, kebanyakan Pak

.

Mahrus berpendapat apa yang Rasul tidak makan maka tidak ada dalil shohih makanan tsb pun tidak dimakan, dan seperti kutipan – kutipan berikut ini dimana Pak. Mahrus melarang (khususnya untuk dirinya dan murid – muridnya) untuk memakan Ayam, makanan yang di goreng dengan minyak goreng, bumbu bawang merah, udang, telur ayam, cuka, dll

.

Berikut fatwa – fatwa Mahrus Aly :

1. Larangan memakan Ayam (anda bisa melihatnya langsung di web nya, klik disini)

Mahrus Ali berkata:

Saya tidak makan daging ayam sampai sekarang karena  saya menjumpai hadis ini:
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنَ الطَّيْرِ
Rasulullah SAW melarang  setiapbinatang buas bertaring dan setiap burung yang punya cakar [1]
Sayangnya cakar di situ di artikan cengkerem. Ini penyimpangan dan menyalahi arti sebenarnya. Lihat seluruh kamus arti Mikhlab adalah cakar bukan cengkerem. Sudah tentu  saya tidak makan daging burung, Ayam, Bebek dll
.
Anda menyatakan lagi:
An-Nawawi rahimahulah berkata: “Para pengikut madzhab kami sepakat bahwa halal untuk makan burung unta, ayam, … itik, burung al-qatha, ‘ushfur (seperti burung pipit), burung qumburah (yang berjambul), burung durraj, dan merpati (dara).” (Syarh al-Muhadzdzab 7/22)
.
Komentarku ( Mahrus ali )
Arabnya  sedemikian:
المجموع شرح المهذب – (ج 9 / ص 21)
اتفق أصحابنا على أنه يحل أكل النعامة والدجاج والكركي والحباري والحجل والبط والقطا والعصافير والقنابر والدراج والحمام
Pengikut madzhab Syafii telah sepakat untuk menghalalkan burung unta, Ayam, Karaki dan puyuh, Dan bebek, dan burung-burung kecil ( Greja  dll )  Alqta dan bom, ayam hutan, merpati
Komentarku ( Mahrus ali )
.
     Imam Nawawi bukan lainnya  menyatakan sedemikian  tanpa dalil yang pas, tapi sekedar taklid buta kepada pengikut – pengikut madzhab Syafii bukan madzhab lainnya yang menghalalkan hewan tsb tanpa dalil
.
Untuk pernyataan anda:
Ibnu Qudamah rahimahullah berkata: “Hal itu (dibolehkannya burung merpati, red) ditetapkan sebagai hukum oleh ‘Umar, ‘Utsman, Ibnu ‘Umar dan Ibnu ‘Abbas, serta Nafi’ bin ‘Abdul Harits.” (Al-Mughni 3/274)
.
Sungguh keliru sekali bukan agak benar bila anda menyatakan seperti itu. Saya sebutkan arabnya sbb:
المغني – (ج 7 / ص 343)
وَفِي الْحَمَامِ شَاةٌ .
حَكَمَ بِهِ عُمَرُ ، وَعُثْمَانُ ، وَابْنُ عُمَرَ ، وَابْنُ عَبَّاسٍ ، وَنَافِعُ بْنُ عَبْدِ الْحَارِثِ ، فِي حَمَامِ الْحَرَمِ ، وَبِهِ قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ ، وَعَطَاءٌ ، وَعُرْوَةُ ، وَقَتَادَةُ ، وَالشَّافِعِيُّ ، وَإِسْحَاقُ .
ِArtinya :
     Untuk membunuh merpati ( di tanah haram ) di wajibkan membayar daam yaitu menyembelih kambing. Sed emikian ini di hukumi oleh Umar, Utsman, Ibn Umar, Ibn Abbas, Nafi` bin Abd Harits ketika membunuh merpati tanah haram. Ia juga pendapat Sa`id bin Al Musayyib, Atha`, Urwah, Qatadah, Syafi`I  dan Ishak.   Al Mughni  343/7
.
Komentarku ( Mahrus ali )
Jadi mereka bukan menghalalkan merpati sebagaimana yang anda duga. Tapi bagi orang yang ketepatan membunuh merpati tanah haram, maka harus bayar dam menyembelih kambing.maksud tajam adalah yg digunakan utk membunuh mangsanya contoh burung garuda, elang dan sejenisnya) .jd ayam tdk termasuk
.
maksud dari unggas yang berkuku tajam adalah seperti burung elang. kuku elang dapat melukai kulit manusia meskipun tanpa gesekan yang keras, hal tersebut tidak terjadi pada kuku ayam.Kuku tajam lainnya adalah : harimau, singa, beruang, dan pemakan daging pada umumnya.****Saya tidak tahu, apakah Mahrus Ali sudah pernah melihat hadits riwayat Tirmidzi ini apa belum:
.
Hadits Tirmidzi 1749

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ الطَّائِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو قُتَيْبَةَ عَنْ أَبِي الْعَوَّامِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَبِي مُوسَى وَهُوَ يَأْكُلُ دَجَاجَةً فَقَالَ ادْنُ فَكُلْ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ زَهْدَمٍ وَلَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ زَهْدَمٍ وَأَبُو الْعَوَّامِ هُوَ عِمْرَانُ الْقَطَّانُ

Aku pernah menemui Abu Musa, & ternyata saat itu ia sedang makan daging ayam. Maka ia berkata, Mendekatlah, karena sungguh, aku telah melihat Rasulullah memakannya. Abu Isa berkata; Ini adl hadits Hasan. Dan hadits ini juga telah diriwayatkan lebih dari satu dari Zahdam, namun kami tak mengetahuinya kecuali dari haditsnya Zahdam. Abu Al Awwam adl Imran Al Qaththan

.

Hadits Tirmidzi 1750

حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ زَهْدَمٍ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ لَحْمَ دَجَاجٍ قَالَ وَفِي الْحَدِيثِ كَلَامٌ أَكْثَرُ مِنْ هَذَا وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَى أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ هَذَا الْحَدِيثَ أَيْضًا عَنْ الْقَاسِمِ التَّمِيمِيِّ وَعَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ زَهْدَمٍ

makan daging ayam. Di dalam hadits ini terdapat ungkapan yg lebih panjang daripada ini. Dan hadits ini adl hadits hasan shahih

.
Ayyub As Sakhtiyani juga telah meriwayatkan hadits ini dari Al Qasim At Tamimi & dari Abu Qilabah dari Zahdam.

2. Larangan Memakan Telur, Terasi, udang, Masakan yang memakai minyak goreng, Bawang merah, dll
lihat webnya langsung di sini

SALAFIS LARANG MAKAN TOMAT

Sebuah kelompok Salafi yang menyebut diri mereka sebagai Asosiasi Islam Populer Mesir mendapat kecaman setelah mengirimkan peringatan di Facebook mendesak pengikutnya untuk tidak makan tomat karena buah itu adalah buah kristiani…

Kelompok ini memposting foto tomat terbelah tengah dan menunjukkan bentuk salib bersamaan dengan sebuah pesan: “Makan tomat dilarang karena tomat itu Kristiani.memuji salib selain Allah dan mengatakan bahwa Allah ada tiga (referensi ke Trinitas)”

Statemen di atas merupakan pembodohan yang luar biasa, bukankah kita tahu bahwa setiap benda di muka bumi dan di langit itu bertasbih pada Allah dengan cara masing masing. Seperti yang dituturkan dalam surat aljumu’ah ayat satu. Nah dari situ kita tahu bahwa keislaman atau kekristenan seseorang tidak melibatkan pada buah-buahan atau binatang.Pada berita itu juga ada sebuah harapan dari Kelompok tersebut dengan ungkapan sebagai berikut:“ Semoga Allah membantu kita. Saya mohon Anda untuk menyebarkan foto ini karena ada saudara dari Palestina yang melihat nabi Allah [Muhammad] dalam mimpi danBeliau menangis, memperingatkan ummatnya untuk tidak makan tomat. Jika Anda tidak menyebarkan pesan ini, ketahuilah bahwa itu adalah iblis yang melarang”

Ya .atau.. tidak.????

Bisa ditebak, pengguna Facebook menyatakan kemarahan atas postingan berita itu, yang mendorong kelompok untuk menjelaskan sikapnya yang menuai kritikan tajam itu,

“Kami tidak mengatakan Anda tidak boleh makan tomat. Kami mengatakan tidak memotong dengan sedemikian rupa sehingga tampak kelihatan tanda salib. ” aneh banget

Salah satu komentator dengan nama akun Zzz yang membaca berita ini di situs www.nowlebanon.com mengecam berita itu dengan komentar semacam ini:

omong kosong, ini pemikiran bodoh, agama bukan lah buath, muslim yang berfikir bahwa tomat adalah buah kristen adalah muslim yang tidak tau realita agama islam, menurut pendapat saya, tidak ada buah islam dan buah kristen, buah adalah buah, agama adalah aagama, untuk penulis, ku harap jangan kau pos pemikiran bodoh ini mengatasnamakan islam, karena alquran dan hadits tak pernah menyebutkan pemikiran yang salah (seperti itu) untuk kita…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s