NU Akan Dirikan 10 Universitas

Senin, 16 Januari 2012 | 07:15

Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU) KH.Said Aqil Siradj memberikan tausiah kepada ribuan warga Nahdliyin.

Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU) KH.Said Aqil Siradj memberikan tausiah kepada ribuan warga Nahdliyin
.
Direncanakan target itu bisa terealisasi pada 2012. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menargetkan akan mendirikan sepuluh kampus yang tersebar di Indonesia.

Direncanakan target itu bisa terealisasi pada 2012.

“Kami sudah agendakan. Beberapa daerah juga sudah kami petakan, seperti di Cirebon yang masuk di Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan beberapa kota lainnya, ” kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Salafiyah Al Mahrusiyah di Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/1).

Kehadiran KH Said Aqil Siraj untuk takziah pengasuh pondok, KH Imam Yahya Mahrus yang wafat pada Sabtu (14/1) malam.

Saat ini sudah terdapat sebuah universitas NU yang berdiri, yaitu di Cirebon.

Pendirian kampus itu relatif cepat, hanya memerlukan waktu sekitar enam bulan.

Said berharap, kampus yang didirikan NU ini bisa ada di seluruh Indonesia.

Diharapkan, dari kampus-kampus tersebut, nantinya ada sekitar lima kampus yang menjadi unggulan, dan mampu mencetak kader-kader yang mampu membawa nama baik Indonesia.

Said juga menyebut, sejumlah negara juga sudah menyatakan komitmen bekerjasama dalam pendirian kampus tersebut, termasuk rencana pertukaran pelajar, seperti dengan negara Turki dan Jerman.

“Nantinya pasti banyak yang membantu, seperti Turki, Jerman. Kami juga ada beberapa program beasiswa yang bekerjasama dengan luar negeri,” kata Said.

Pendirian kampus NU itu juga didukung pemerintah.

Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, menyebut penting adanya kampus-kampus tersebut.

Beberapa alasan yang mendukung di antaranya urusan pendidikan tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja, hingga diharapkan masyarakat mengapresiasi, ikut berpartisipasi untuk membantu pembangunan pendidikan.

Selain itu, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang mengatakan pendidikan umum dan keagamaan harus diintegrasikan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s