Iran melawan kekuatan Dajjal USA + Israel

Seorang anggota parlemen senior Iran mengatakan plot AS terhadap Iran akan menjadi bumerang, meskipun Washington meningkatkan perang psikologis terhadap Republik Islam menjelang pemilu parlemen.

“Memprovokasi [mantan diktator Irak] Saddam Hussein untuk menyerang Iran [pada 1980], dan mendorong negara-negara pesisir Teluk Persia untuk bersatu melawan Iran, mendorong kelompok teroris bertindak melawan Iran, memata-matai pejabat dan membunuh ilmuwan nuklir, semua itu menunjukkan bahwa Washington melancarkan pukulan fisik dan psikologis terhadap Iran, ” kata anggota parlemen Mohammad Karamirad, Jumat (20/1).

Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran itu, menambahkan bahwa plot Barat tersebut selalu terbukti tidak efektif, dan Republik Islam mencapai kemajuan besar dalam berbagai bidang, seperti sains dan teknologi nuklir, nanoteknologi, dan kedirgantaraan.

Permusuhan Washington terhadap Iran karena kepentingan AS lenyap di Iran sejak kemenangan Revolusi Islam.

Pada 13 Januari, Iran mengumumkan bahwa mereka telah mengumpulkan bukti yang kredibel yang menunjukkan bahwa pembunuhan ilmuwan nuklir Mostafa Ahmadi Roshan dilakukan dengan arahan, dukungan, dan perencanaan Dinas Intelijen AS (CIA).

Pembunuhan itu terjadi hanya satu bulan setelah Iran berhasil menurunkan sebuah pesawat tanpa awak AS dengan kerusakan minimal yang melanggar wilayah udaranya di bagian timur negara itu.

Pada tanggal 6 Desember, dua pejabat AS mengkonfirmasi bahwa pesawat itu memang menjadi bagian dari operasi intelejen CIA.

 

Di Balik Lawatan Menlu Iran ke Turki

Kamis, 2012 Januari 19 15:45
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Ali Akbar Salehi mengunjungi Turki untuk menghadiri pertemuan komisi bersama kerjasama ekonomi kedua negara. Sidang ke-23 komisi kolektif itu digelar hari ini (Kamis,19/1). Pertemuan tersebut akan diakhiri dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU).
Salah satu isu utama pertemuan Ankara ini membahas solusi menghapus kendala yang ada di bidang perluasan kerjasama perdagangan kedua negara. Selain itu, agenda utama kunjungan Menlu Iran ke Turki juga membahas peran Ankara sebagai mediator perundingan nuklir antara Iran dan kelompok 5+1.

Pada tahun 2010, Turki menjadi tuan rumah perundingan yang sama antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan plus Jerman. Namun pertemuan itu tidak membuahkan hasil, karena Washington mengkhianatinya.

Ankara memiliki sikap yang jelas mengenai program nuklir sipil Iran. Para pejabat teras Turki menilai Iran sebagai penandatangan traktat non-proliferasi nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA) berhak untuk memanfaatkan teknologi nuklir demi kepentingan sipilnya.

Kini ketika Tehran menyampaikan surat resmi kepada Kepala kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton mengenai kesiapan Iran untuk memulai perundingan, Ankara kembali menyatakan kesediaannya menjadi mediator babak baru perundingan antara Iran dan Barat.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Saeed Jalili dalam suratnya kepada Ashton sekitar dua bulan lalu menyatakan kesiapan Tehran berunding dengan Barat. Jalili menjelaskan rasionalitas, kekuatan dan inisiatif sebagai asas interaksi dan perundingan.

Sementara itu, Washington terus-menerus melancarkan propaganda hitam terhadap Iran untuk memengaruhi sekutu-sekutu Tehran. Deputi menlu AS baru-baru ini bertolak ke Turki untuk tujuan tersebut. Namun tampaknya konspirasi Washington untuk mengucilkan Iran di arena internasional semakin membentur dinding. Alih-alih berhasil mewujudkan tujuannya, dikte Gedung Putih yang dulu pernah begitu perkasa itu mulai memudar.

Setelah gagal menekan sejumlah negara untuk menyetop pembelian pasokan minyak dari Iran, kini suara Washington tidak lagi memantulkan kekuatan daya paksanya. Kerjasama antara Ankara dan Tehran yang semakin erat menjadi fakta baru kegagalan Washington mengucilkan Iran

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s