Kaum Syi’ah Imamiyah di Palembang dan Medan “Pameran Kekuatan”

Peringatan Asyura di Palembang Sumatera Selatan dan Medan, Sumatera Utara, dibanjiri air mata. Sekitar 1000 para pecinta Ahlul Bait se Kota Palembang dan sekitarnya memenuhi Gedung Wanita Jalan Rajawali Palembang Sumatera Selatan.

Sayyid Fariz Alaydrus selaku ketua panitia acara memaparkan Asyura tahun ini menghadirkan Ustadz Ali Alaydrus dari Palembang sebagai Pengisi Hikmah Asyura dan Pembina Majelis Taklim Baitul Muhibbin Jakarta Ustadz Husein Syahab  sebagai Pembaca Maqtal.

Acara yang yang dimotori oleh Yayasan Kumayl Palembang ini menampilkan anak-anak Kids of Ahlul Bait untuk mengiri Maktam yang dibawakan oleh Sayyid Fariz Alaydrus sendiri.

Ustadz Ali Alaydrus dalam hikmah Asyura memparkan bahwa yang tokoh yang diperingati adalah manusia Qur’ani dan bukanlah orang-orang yang sederhana. Lebih lanjut beliau menguraikan hikmah yang bisa diambil pelajaran dari Peringatan Asyura setidaknya ada 3 :

  1. Peristiwa Asyura merupakan kristalisasi hakikat kebenaran yang agung.  Al-Husein menyampaikan kebenaran tidak hanya dengan lisan dan tulisan belaka melainkan juga dengan darah diri beliau, keluarga serta sahabat-sahabatnya.
  2. Terbongkarnya kedok yang menutupi penguasa tiran. Orang yang jernih memandang sejarah akan berkata jujur akan kefasikan Yazid bin Muawiyah.
  3. Membuka kesadaran kaum muslimin akan pentingnya mempelajari sejarah. Peristiwa ini dijadikan momentum terwujudnya persatuan Umat Islam

Deraian air mata tumpah ketika Ustadz Husein Syahab yang juga putra Palembang ini membacakan Maqtal yang mengisahkan detik-detik pembantaian Al-Husein beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Asyura di Medan

Sementara itu Tangis Pecinta Al-Husein di Medan pecah saat Ustaz Ali Alatas berceramah mengenang Tragedi Karbala, di mana Imam Husein menghembuskan napas terakhir pada 10 Muharram 61 Hijriah.

Dalam ceramahnya, Ali menggambarkan perjuangan cucu Nabi Muhammad SAW itu dalam menegakkan kembali ajaran Islam pada zaman Khalifah Yazid bin Muaawiyah yang saat itu mulai pudar.

Bersama 72 sahabatnya, Imam Husein melintasi Gurun Karbala yang tandus hingga kehausan.

“Asyura merupakan kebangkitan untuk merefleksi jiwa untuk mendirikan keadilan. Imam Husein ingin mencari keadilan yang selami ini telah dikotori,” ujar Ali usai memberi tausiyah, Selasa (6/12/2011).

Usai menggelar tausiyah, acara dilanjutkan dengan senandung duka (maktam husainiyah). Dengan diiringi lagu, peserta memukulkan tangan mereka ke dada secara berulang-ulang.

Peringatan Asyura di Medan juga dihadiri sedikitnya 80 pengungsi dari Afghanistan.

.

Peringatan Asyura di Samarinda dan Palembang dan Surabaya Sukses

Malam-malam duka telah dilalui selama 9 hari bersama Ustadz Moh. Zen Alatas dari Malang di Huseiniyah yayasan Al-Qo’im Kalimantan Timur Samarinda dalam rangka Majelis Aza’ mengenang tragedi kemanusiaan sekaligus tragedi keadilan yang menimpa cucunda baginda Nabi Muhammad SAW atau yang umum dikenal sebagai peringatan 10 Asyura atau 10 Muharam di mana al-Husain AS beserta keluarga dan sahabatnya dibantai di Padang Karbala Irak.

Puncak dari peringatan Asyura bagi para pecinta Ahlul Bait Kaltim dilaksanakan besok siang 06/12/11 di Gedung Pramuka Jalan M. Yamin Belakang Mall Lembuswana Samarinda Kaltim. Peringatan 10 Muharam 1433 H kali ini menghadirkan Ustadz Ahmad Baragbah dari Pekalongan Jateng sebagai Pembaca Maqtal dan Ustadz Moh. Zen Alatas sebagai pembaca Maktam.

Peringatan Asyura ini dilaksanakan oleh Yayasan Almuntazar Duabelas bekerjasama dengan yayasan-yayasan di Kalimantan Timur diantaranya adalah Yayasan Al-Qo’im Kaltim, Yayazan Az-Zahra Balikpapan, Yayasan Ghipari Tenggarong, YAPIB Penajam Paser Utara, serta Yayasan Gerbang Ilmu Sangata.

Asyura di Palembang dan Surabaya

Sementara itu bagi warga pecinta Ahlul Bait Sumatera Selatan peringatan Asyura dilaksanakan besok tanggal 06/12/11di Gedung Wanita Sriwijaya Jalan Rajawali Palembang.

Untuk Pelaksanaan peringatan Asyura di Surabaya dilaksanakan tadi siang Senin 05/12/11 di Gedung Graha Indrapura Badan Litbangkes Departemen Kesehatan Jalan Indrapura 17 dekat Masjid kemayoran/Takmiriyah Menghadirkan Ustadz Usman Shahab sebagai pengisi Hikmah Asyura 1 dilanjutkan oleh Ustadz Husein Shahab sebagai pembicara Hikmah Asyura 2, Pembaca Maqtal oleh Ustadz Ahmad Baragbah Pekalongan dan Sayyid Abdurrahman al-Mahdali dari Aceh sebagai pembaca Maktam.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s